Archive

Posts Tagged ‘Interface’

J2ME: Pengaksesan File Multimedia Pada Mobile Device dengan MMAPI

September 3rd, 2009 No comments

By: Andi Sunyoto

Abstraksi

Mobile Media API (MMAPI) is an optional package yang mendukung aplikasi multimedia di peralatan J2ME. Ini adalah standar Java yang ditetapkan oleh Java Community Process (JCP) dalam JSR 135. Standar ini didesain fleksibel jalan di beberapa protokol dan format; contoh pengimplementasiannya tidak harus dengan protokol HTTP atau Real-Time Transport Protokol (RTP) saja, atau media dengan format MP3. MIDI atau MPEG-4 saja.

Pengantar MMAPI

Artikel ini menyediakan suatu pengenalan dari arsitektur MMAPI dan API, yang dilengkapi suatu contoh kode yang menunjukkan bagaimana MMAPI dapat digunakan untuk membangun aplikasi-aplikasi multimedia Wireless Java.

MMAPI sudah dirancang untuk berjalan di setiap virtual machine berbasis J2ME, termasuk CDC dan CLDC.

Pengembang MMAPI dirancang dengan fitur sebagai berikut:

  • Mendukung untuk Tone Generation, Playback, and Recording of Time-Based Media: paket ini mendukung setiap isi audio dan video yang berbasis waktu (time-based).
  • Small Footprint: MMAPI bekerja pada batas-batas memori yang tegas dari alat-alat CLDC.
  • Protocol- and Content-Agnostic: API tidak dibiaskan ke tipe atau protokol yang spesifik.
  • Subsettable: pengembang dapat mendukung tipe tertentu.
  • Extensible: Fitur baru dapat ditambahkan dengan mudah tanpa menghilangkan kemampuan sistem yang sebelumnya. Lebih penting lagi, format-format tambahan dapat dengan mudah didukung, dikbuat framework dan ditempatkan untuk kontrol tambahan.
  • Options for Implementers: API menawarkan fitur untuk tujuan-tujuan yang tertentu. API didesain dan dirancang untuk mengizinkan developer meninggalkan beberapa fitur jika mereka tidak bisa didukung.

Multimedia Processing

Ada dua bagian untuk mengolah multimedia:

  • Protocol Handling: membaca data dari suatu sumber seperti sebuah file atau suatu streaming server ke dalam sistem media-processing.
  • Content Handling: menguraikan (parsing) atau decoding data dan merendernya menjadi sebuah keluaran seperti spiker audio atau layar video.

Agar dapat memfasilitasi operasi di atas, API menyediakan dua tipe obyek high-level:

  • DataSource mengencapsulasi penanganan protokol dengan penyembunyian detail bagaimana data itu dibaca dari sumbernya. Method obyek mempunyai berguna yang memungkinkan obyek Player menangani  isi.
  • Player membaca data dari DataSource, memprosesnya merendernya untuk ditampilkan di piranti. Obyek ini menyediakan metoda untuk mengendalikan media untuk playback, termasuk metoda untuk mengendalikan tipe tertentu mengakses fitur tipe media tertentu..

MMAPI menetapkan obyek ketiga, sebuah mekanisme yang dikenal sebagai Manager yang memungkinkan aplikasi membuat Players dari DataSources, dan dari InputStreams.

Arsitektur MMAPI

Arsitektur MMAPI

Read more…

User Interface pada J2ME

July 23rd, 2009 4 comments

Satu hal terpenting dalam sebuah aplikasi adalah Graphical User Interface (GUI). GUI dapat dimanfaatkan sebagai media input dalam sebuah aplikasi.

Class-class untuk membangun GUI dalam MIDP disimpan dalam lcdui (javax.microedition.lcdui), sehingga agar dapat memanfaatkan class tersebut dengan mengimport paketnya.

Struktur GUI dalam MIDP

GUI di dalam MIDP dibagi menjadi dua bagian, yaitu: high-level API (yang didasarkan pada penbentukan window) dan low-level API (yang didasarkan pada pembentukan canvas dan pixel). Penggunaan high-level API lebih mudah disbanding mengunakan low-level API untuk membangun sebuah interface pada suatu aplikasi. Namun dengan menggunakan low level API lebih leluasa dalam mendesain sebuah interface.

Model high-level API menyediakan class-class standar yang digunakan untuk membangun UI (User Interface) seperti component Form, TextBox, List, Alert. Model High-level mengimplementasikan class-class yang diturunkan dari class Screen.

Model Low-level API memberikan akses yang kepada programmer untuk melakukan control terhadap tampilan layer, termasuk pengembaran menggunakan pixel, pembentukan bentuk geometri (segitiga, segiempat,lingkaran,elips, arc, dll). Model ini sering digunakan untuk membuat game. Karena model ini dapat membuat bentuk tek graphic yang lebih spesifik sesaui dengan keinginan. Model ini juga dapat membaca tombol-tombol yang ditekan oleh user.

Dalam paket lcdui yang dimport menggunakan:

import javax.microedition.lcdui.*;

Paket ini terdiri dari interface dan class.

Tabel daftar interface:

Interface Keterangan
Choice Mengimplementasikan sejumah item pilihan yang didefinisikan.
CommandListener Menerima event-event level tinggi.
ItemStateListener Menerima event yang mengindikasikan perubahan keadaan dari item yang terdapat pada obyek Form

Read more…

Basic Mendesain Graphical User Interface (GUI)

July 14th, 2009 No comments
Oleh: Andi Sunyoto
Pendahuluan
Prinsip dasar untuk membuat sebuah tampilan antar muka sama halnya dengan prinsip desain dalam mendesain sebuah karya seni di atas kanvas. Prinsip desain adalah cara menyusun (meletakkan) obyek, warna yang semua itu sama dengan tampilan pada layar komputer.
Meskipun banyak alat (tool) pemrograman membuat mudah dalam mendesain dengan hanya drag drop komponen kedalam form anda atau halaman web anda, dengan hanya sedikit rencana dalam mendesain sebuah aplikasi nantinya akan banyak perubahan desain. Team pengenbang software biasanya mendesain elemen dulu dalam kertas, medesain keutuhan komponen atau kontrol yang dibutuhkan dalam software tersebut dan relasi antar form.
Prinsip dasar desain harus diterapkan dalam antar muka program aplikasi atau desain yang berbasiskan web agar diperoleh desain yang bagus. Untuk software aplikasi dan Web base aplikasi berbeda, tapi bagaimanapun juga kedua model aplikasi dan web base mempunyai proses yang mirip.

Pembahasan
Elemen Antar Muka
Beberapa elemen digunakan dalam banyak implementasi. Jika elemen dalam antar muka digunakan dengan tepat, akan membantu membuat efisiensi dan produktivitas untuk penguna nantinya. Meskipun elemen itu memiliki banyak perbedaan untuk software aplikasi dan berbasis web, semua fungsinya mirip di lingkungan masing-masing.

Bentuk Desain Antar Muka
Dalam aplikasi berbasis windows, tidak semua sama, ada tiga bentuk utama:
1. Single Document Interface (SDI), Sebuah contoh antar muka SDI adalah aplikasi WordPad yang include di windows. Di dalam WordPad, hanya satu dokumen yang dapat di buka dalam waktu yang sama, dokumen harus ditutup sebelum dokumen lain di buka. Kita tidak bisa bekerja pada dua dokumen yang berbeda dalam waktu yang sama.

Model Single Document Interface

Model Single Document Interface

Read more…

Abstraksi: Dasar Mendesain Sebuah Antar Muka

June 29th, 2009 No comments

Oleh : Andi Sunyoto

Abstraksi:

Desain antar muka yang baik adalah salah satu hal  penting dalam menilai sebuah program aplikasi bagus atau tidak. Sebelum mendesain pilih bentuk antarmuka yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.  Kesederhaan sebuah, mudah penggunaan adalah inti dari mendesain sebuah antar muka, dan hal itu dapat terwujud jika kita tepat memilih komponen (kontrol), menempatkannya dengan benar, memilih warna yang sesuai, dan membuat navigasi yang mudah.

Kata Kunci:
GUI, antar muka, kontrol, desain, Sederhana, interface, penguna, user, windows, label, text box, list box, option box, form, navigasi, elemen

Email:
Jika menginginkan lebih lengkap email ke: myandisun@gmail.com