Archive

Posts Tagged ‘Form’

J2ME: Form dan Ticker

September 11th, 2009 myandisun 2 comments

Apabila sedang menyaksikan tayangan pada televisi akan sering terlihat berita pada bagian bawah layar yang berupa tulisan berjalan. Atau pada acara yang berhubungan dengan bursa efek akan bisa dilihat juga berupa tulisan berjalan yang memberikan informasi mengenai keadaan saham pada saat itu. Untuk membuat “tayangan” seperti itu pada layar ponsel dapat digunakan class Ticker.

Class Ticker tampak seperti animasi teks berjalan terus menerus dari kanan ke  kiri. Untuk menampilkan obyek Ticker yang telah dibuat, kita perlu memanggil method setTicker() yang didefinisikan pada class Displayable. Ini artinya, method tersebut dapat kita panggil dari obyek turunan dari kelas Screen maupun Canvas.

Pada modul ini akan mengekplorasi ticker. Disini akan membuat obyek Ticker dan mengkaitkannya dengan obyek Form.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
 
public class MIDTicker extends MIDlet implements CommandListener {
	private Form form;
	private Display display;
	private Ticker ticker;
	private Command cmdKeluar;
 
	public MIDTicker() {
		cmdKeluar = new Command("Keluar", Command.EXIT, 1);
		ticker = new Ticker("Saham TELKOM naik 10 point");
		form = new Form("Ticker");
		form.setTicker(ticker);
		form.addCommand(cmdKeluar);
		form.setCommandListener(this);
	}
 
	public void startApp() {
		display = Display.getDisplay(this);
		display.setCurrent(form);
	}
 
	public void pauseApp() {
	}
 
	public void destroyApp(boolean unconditional) {
	}
 
	public void commandAction(Command c, Displayable d) {
		if (c == cmdKeluar) {
			destroyApp(false);
			notifyDestroyed();
		}
	}
}

Berikut keterangan kode program di atas:

Untuk membuat objek ticker digunakan baris berikut :

ticker = new Ticker("Ini text berjalan yang akan ditampilan pada layar ");

Sedangkan untuk menambahkan objek ticker pada form digunakan method setTicker(objekTicker), seperti di bawah ini :

form.setTicker(ticker);

Berbeda pada ponsel lainnya, pada Siemens, teks dari objek ticker menempati baris sama dengan title dari form. Selain itu, teks pada objek ticker hanya berjalan setelah layar saja.

midlet_ticker01

1.1.    Setting Teks pada Ticker

Pada class Ticker terdapat dua method yaitu getString() dan setString(String str). Berikut adalah contoh untuk aplikasi yang memberikan fasilitas bagi user untuk mengubah teks yang ditampilkan oleh objek ticker. Berikut adalah contoh dari aplikasi tersebut. Aplikasi ini dapat memodifikasi aplikasi ticker sebelumnya.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
 
public class MIDTickerLanjut extends MIDlet implements CommandListener {
	private Form form;
	private Display display;
	private Ticker ticker;
	private Command cmdKeluar;
	private Command cmdTicker;
	private TextField textField;
 
	public MIDTickerLanjut() {
		cmdKeluar = new Command("Keluar", Command.EXIT, 1);
		cmdTicker = new Command("Set Ticker", Command.SCREEN, 2);
		textField = new TextField("Teks : ", "", 50, TextField.ANY);
		ticker = new Ticker("");
		form = new Form("Ticker");
		form.append(textField);
		form.addCommand(cmdKeluar);
		form.addCommand(cmdTicker);
		form.setCommandListener(this);
	}
 
	public void startApp() {
		display = Display.getDisplay(this);
		display.setCurrent(form);
	}
 
	public void pauseApp() {
	}
 
	public void destroyApp(boolean unconditional) {
	}
 
	public void commandAction(Command c, Displayable d) {
		if (c == cmdKeluar) {
			destroyApp(false);
			notifyDestroyed();
		}
		if (c == cmdTicker) {
			form.setTicker(ticker);
			ticker.setString(textField.getString());
		}
	}
}

Aplikasi ini merupakan hasil modifikasi dari MIDTickerLanjut.java. Objek yang ditambahkan adalah objek textField yang akan digunakan oleh user untuk memasukkan teks yang akan digunakan oleh objek ticker. Pada konstruktor hanya dilakukan pembuatan objek ticker dan belum ditambahkan pada objek form. Setelah “tombol” Ticker ditekan baru objek ticker ditambahkan pada form dengan baris seperti berikut ini:

if (c == cmdTicker) {
  form.setTicker(ticker);
  ticker.setString(textField.getString());
}

Untuk menampilkan teks yang diisikan user pada textField digunakan baris berikut:

ticker.setString(textField.getString());

midlet_ticker02

SQL Injection (Overview)

July 21st, 2009 myandisun No comments

Abstraksi

Ketika mesin server hanya port 80 yang dibuka, kita mempunyai keyakinan bahwa tidak akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat yang dapat digunakan untuk menyerang, admin juga beranggapan hanya degan mem-patch servernya dianggap aman. Jika anggapan itu terus dipakai berarti kita “menekan tombol” untuk membuka hacker masuk.

SQL Injection adalah salah satu tipe meng-hack yang hanya membutuhkan port 80 dan tidak memerlukan port lain. SQL injection akan menyerang aplikasi web yang berbasiskan side-server scripting seperti ASP, JSP, PHP, CGI, dan yang mirip dengan itu. Pada artikel ini kita tidak akan membahas hal yang paling baru tentang SQL Injection, karena motode dan trik SQL Injection terus berkembang.

Sebelum anda membaca lebih lanjut, anda harus mnegetahui terlebih dahulu bagaimana database bekerja dan bagaimana SQL digunakan untuk mengaksesnya.

1.1 Apakah SQL Injection ?

SQL Injection adalah sebuah teknik untuk mengeksporasi aplikasi web dengan memanfaatkan suplai data dari client dalam sintak SQL. Banyak halaman web memakai parameter dari web user untuk menggunakan query ke dalam database. Kita ambil sebagai contoh ketika user akan login, halaman user akan mengirim user dan login sebagai parameter untuk digunakan sebagai SQL dan mencek apakah user dan password cocok. Dengan SQL Injection ini sangat mungkin untuk kita mengirim user nama dan password dan dianggap benar.

Walaupun mudah untuk menandai dan melindungi model serangan ini, tapi cukup mengherankan banyak aplikasi web yang terserang dengan metode ini. Pada pembahasan selanjutnya dicontohkan ketika memakai web server IIS dan Microsoft SQL Server untuk databasenya, sedangkan skrip yang dipakai adalah ASP.

Read more…

Categories: Jurnal Tags: , , , , , , , ,

Konsistensi dan Validasi Data Pada Halaman Web

July 15th, 2009 myandisun No comments

Oleh: Andi Sunyoto

Abstraksi

Apa yang terjadi jika pada halaman form Anda ada kesalahan pemasukan data atau pengiriman berulang oleh user ke server ? Jika itu adalah masalah Anda maka validasi form adalah jawabannya. Dengan adanya validasi data yang di kirim ke server kita cek dulu kebenarannya.

Kata Kunci: validasi, form, web, klient, server

Pendahuluan

Validasi merupakan proses pengecekan masukan yang dari sebuah form sebelum data tersebut diterima dan diolah untuk keperluan selanjutnya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kesalahan proses karena input tidak sesuai yang tipe data yang dinginkan, inkonsistensi data dan duplikasi data.

Sebelum kita membahas tentang Validasi lebih jauh kita akan membahas dua teknik dalam menulis skrip dalam pemrograman internet yaitu, Server-side dan Client Side

Yang membedakan antara kedua adalah tempat dimana skrip diproses. Pada side server, proses dilakukan di web server, sedangkan klien (web browser) hanya menerima hasil dalam bentuk HTML. Contoh skrip server side adalah CGI/Perl, Active Server Pages (ASP) dan Java Server Pages (JSP). Pada client side proses dilakukan di web browser. Client side biasanya banyak digunakan untuk hal-hal yang membutuhkan banyak interaktif user dan menggunakan jenis informasi yang pasti dan seragam. Contoh skrip Client Side adalah JavaScript, DHTML.

Walaupun seakan-akan keduanya kontradiksi, tapi mereka saling melengkapi. Di sini pihak programmer dituntut untuk bisa menentukan kapan mereka menggunakan server side, client side atau kapan menggabungnya. Server side biasanya digunakan untuk memproses segala sesuatu yang berhubungan dengan server, seperti environmental dari server, memanipulasi data dalam database.

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas validasi diaplikasi berbasis Web (Web Base Aplication). Skrip yang menjadi acuan adalah ASP( Active Server Pages) yang selanjutnya penulis sebut ASP. Hal yang penting untuk Web developer adalah mengedepankan dan memprediksi apa yang akan dilakukan oleh user dana apakah mereka merasa sulit dengan aplikasi kita. Jika Anda pernah membuat aplikasi dengan ASP yang menggunakan form, dan ada user mengirim response ada keganjilan terjadi: data terkirim dua kali, data tidak komplit atau user melaporakan form tidak tertampil secara baik. Pada tulisan ini kita akan membahas masalah-masalh tentang validasi.

Read more…

Categories: Jurnal Tags: , , , , , ,

Basic Mendesain Graphical User Interface (GUI)

July 14th, 2009 myandisun 1 comment
Oleh: Andi Sunyoto
Pendahuluan
Prinsip dasar untuk membuat sebuah tampilan antar muka sama halnya dengan prinsip desain dalam mendesain sebuah karya seni di atas kanvas. Prinsip desain adalah cara menyusun (meletakkan) obyek, warna yang semua itu sama dengan tampilan pada layar komputer.
Meskipun banyak alat (tool) pemrograman membuat mudah dalam mendesain dengan hanya drag drop komponen kedalam form anda atau halaman web anda, dengan hanya sedikit rencana dalam mendesain sebuah aplikasi nantinya akan banyak perubahan desain. Team pengenbang software biasanya mendesain elemen dulu dalam kertas, medesain keutuhan komponen atau kontrol yang dibutuhkan dalam software tersebut dan relasi antar form.
Prinsip dasar desain harus diterapkan dalam antar muka program aplikasi atau desain yang berbasiskan web agar diperoleh desain yang bagus. Untuk software aplikasi dan Web base aplikasi berbeda, tapi bagaimanapun juga kedua model aplikasi dan web base mempunyai proses yang mirip.

Pembahasan
Elemen Antar Muka
Beberapa elemen digunakan dalam banyak implementasi. Jika elemen dalam antar muka digunakan dengan tepat, akan membantu membuat efisiensi dan produktivitas untuk penguna nantinya. Meskipun elemen itu memiliki banyak perbedaan untuk software aplikasi dan berbasis web, semua fungsinya mirip di lingkungan masing-masing.

Bentuk Desain Antar Muka
Dalam aplikasi berbasis windows, tidak semua sama, ada tiga bentuk utama:
1. Single Document Interface (SDI), Sebuah contoh antar muka SDI adalah aplikasi WordPad yang include di windows. Di dalam WordPad, hanya satu dokumen yang dapat di buka dalam waktu yang sama, dokumen harus ditutup sebelum dokumen lain di buka. Kita tidak bisa bekerja pada dua dokumen yang berbeda dalam waktu yang sama.

Model Single Document Interface

Model Single Document Interface

Read more…